Paulus Moleonoto - Presiden Komisaris


Warga Negara Indonesia

Bapak Paulus Moleonoto, berusia 57 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Presiden Komisaris berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2015, serta diangkat kembali pada tahun 2016 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2019.

Sebelum diangkat menjadi Presiden Komisaris, beliau pertama kali diangkat menjadi Direktur PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (“Lonsum”) berdasarkan hasil keputusan RUPSLB pada tahun 2007 dan diangkat kembali menjadi Direktur Lonsum berdasarkan hasil keputusan RUPST pada tahun 2010, 2013 dan menjadi Wakil Presiden Direktur I berdasarkan hasil keputusan RUPST pada tahun 2014. Beliau menjabat sebagai Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood”) (2009-sekarang), Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP”) (2009-sekarang), Direktur Eksekutif dan Head of Finance & Corporate Services dari IndoAgri (2006-sekarang), dan Wakil Direktur Utama SIMP (2004-sekarang). Sebelum bergabung dengan Divisi Perkebunan Grup Indofood sebagai Chief Financial Officer, beliau pernah menjabat berbagai posisi manajemen di Salim Plantations Group (1990-2004). Beliau memulai kariernya dengan Drs. Hans Kartikahadi & Co., sebuah kantor akuntan publik di Jakarta (1984-1990). Beliau adalah akuntan terdaftar di Indonesia.


Bapak Paulus Moleonoto meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Tarumanagara, Jakarta pada tahun 1987, serta gelar sarjana Manajemen dan Magister Sains bidang Kebijakan Bisnis dan Administrasi dari Universitas Indonesia masing-masing di tahun 1990 dan 2001. Di tahun 2019, beliau mengikuti berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019, ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris lainnya tetapi memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
 




Axton Salim - Komisaris


Warga Negara Indonesia

Bapak Axton Salim, berusia 41 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2009 serta diangkat kembali pada tahun 2010, 2013, 2016 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2019.

Beliau memimpin Divisi Dairy serta menjabat sebagai Direktur di PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood”) (2009–sekarang), Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP”) (2009-sekarang), Direktur Non-Eksekutif dari IndoAgri (2007-sekarang) dan Gallant Venture Ltd. (2014-sekarang), serta Komisaris SIMP (2007-sekarang). Beliau juga menjabat sebagai Co-Chair of Scaling Up Nutrition (SUN) Business Network Global Advisory Group dan Coordinator of SUN Business Network Indonesia (2014-sekarang) serta Direktur Art Photography Centre Ltd. (2016-sekarang). Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Assistant CEO dari Indofood (2007-2009) dan mengawali karirnya di Grup Indofood sebagai Brand Manager di PT Indofood Fritolay Makmur (2004-2007).

Bapak Axton Salim meraih gelar Bachelor of Science in Business Administration dari University of Colorado, Amerika Serikat pada tahun 2002. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019, ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019, “Asian Congress of Nutrition” pada tanggal 4-7 Agustus 2019, “Embracing the Opportunities in Dynamic Global Economy” pada tanggal 31 Oktober 2019 dan “Obama Foundation Leaders: Asia-Pacific Program” pada tanggal 10-14 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris lainnya, tetapi memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.




Hendra Widjaja - Komisaris

Warga Negara Indonesia


Bapak Hendra Widjaja, berusia 58 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Komisaris berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2009, dan diangkat kembali pada tahun 2010, 2013, 2016 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2019.

Beliau mengepalai Divisi Corporate Controller PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood”) (2012-sekarang) dan Direktur Indofood (2018-sekarang). Beliau juga menjabat sebagai Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP”) (2009-sekarang), Komisaris PT Salim Ivomas Pratama Tbk (“SIMP”) (2013-sekarang).

Bapak Hendra Widjaja meraih gelar Sarjana di bidang Manajemen dan Keuangan dari Universitas Katolik Atma Jaya di Jakarta pada tahun 1986. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019, “PSAK 71, 72 & 73” pada tanggal 4 September 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris lainnya, tetapi memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
 




Edy Sugito - Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia


Bapak Edy Sugito, berusia 55 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST tahun 2012 dan diangkat kembali menjadi Komisaris Independen Perseroan berdasarkan RUPST tahun 2013, 2016 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2019.

Beliau saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Gayatri Kapital Indonesia dan Komisaris Independen di beberapa perusahaan diantaranya adalah PT Wismilak Inti Makmur Tbk, PT Dharma Satya Nusantara Tbk, dan PT Soechi Lines Tbk. Beliau memulai karirnya sebagai Senior Auditor di Arthur Andersen & Co (1989-1991), dan mengawali karirnya di pasar modal sebagai Operations Manager di PT ABN Amro Asia Securities (1994-1997) dan sebagai Associate Director - Head of Operations di PT Bahana Securities (1997-1998). Bapak Edy Sugito menjabat sebagai Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) (1998-2000), dan selanjutnya beliau menjabat sebagai Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (“KPEI”) (2000-2005), sebelum akhirnya bergabung dengan PT Bursa Efek Indonesia sebagai Direktur Penilaian Perusahaan (2005-2012).

 Bapak Edy Sugito memperoleh gelar Sarjana Akuntansi  dari Universitas Trisakti, Jakarta. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 22 Juli 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

 Bapak Edy Sugito tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris lainnya dan pemegang saham utama Perseroan. 


  

Agus Rajani Panjaitan - Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia


Bapak Agus Rajani Panjaitan, berusia 60 tahun, warga negara Indonesia, pertama dan terakhir kali diangkat menjadi Komisaris Independen Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2019.

Selain itu, beliau menjabat sebagai ketua Komite Audit dan Komite Nominasi & Remunerasi Perseroan untuk periode pertama berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 28 Mei 2019. Saat ini, beliau menjabat sebagai Senior Advisor di PT Anugra Capital (2003-sekarang), Komisaris Independen serta ketua Komite Audit PT Harum Energy Tbk (2010-sekarang) dan anggota Komite Audit PT City Retail Development Tbk (2015-sekarang). Beliau juga pernah menjabat sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit SIMP (2013-2019), Komisaris Independen dan anggota Komite Audit ICBP (2010-2013) dan anggota Komite Audit PT Alam Sutera Realty Tbk (2008-2012), serta beberapa posisi eksekutif, antara lain Direktur Manajemen Risiko di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (2000-2001) dan anggota direksi di PT Bahana Securities (1996-1998).

Bapak Agus Rajani Panjaitan meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang Akuntansi dari Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia pada tahun 1985.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 22 Juli 2019 and “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris lainnya dan pemegang saham utama Perseroan.