Bapak Tan Agustinus Dermawan, berusia 62 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi Presiden Direktur Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2025. Beliau sebelumnya Wakil Presiden Direktur I Perseroan (2015-2025). Bapak Tan Agustinus Dermawan juga menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur SIMP (2025-sekarang) dimana sebelumnya Direktur SIMP (2004-2025). Sebelumnya beliau pernah bekerja sebagai Senior Auditor pada Kantor Akuntan Drs. Hans Kartikahadi & Co – Akuntan Publik Terdaftar (1984-1989), Funding Supervisor di Grup Sadang Mas (1989-1991), Funding Manager (1991-1992) dan Assistant Vice President - Funding (1992-1996) serta Vice President - Accounting (1996-2004) di Grup Salim Plantations.
Bapak Tan Agustinus Dermawan meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi dari Universitas Tarumanagara di Jakarta pada tahun 1988.
Di tahun 2024, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar termasuk “Global and Indonesia’s Economic Outlook 2025” pada tanggal 9 Agustus 2024 dan “Global Economic Outlook 2025” pada tanggal 2 Desember 2024.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
Bapak Tio Eddy Hariyanto, berusia 65 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST tahun 2010 dan sebagai Wakil Presiden Direktur II berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2012 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2016. Beliau menjabat sebagai Chief Operational Officer Sumatera Selatan pada tahun 2018 dan diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur II Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan tahun 2019 dan terakhir diangkat sebagai Direktur Perseroan pada tahun 2025. Beliau saat ini menjabat sebagai Direktur ICBP (2018-sekarang). Beliau mengawali kariernya sebagai Representative Officer di PT Pakarti Sampurno (1983-1985) dan selanjutnya menjabat sebagai Manajer Operasional di CV Multi Connection (1985-1989). Pada tahun 1989, beliau bergabung di Badan Operasi Bersama dari PT Arfak Indra dan PT Wenang Sakti yang bergerak di bidang Konsesi Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dengan posisi terakhir sebagai Direktur Operasional & Produksi (1996-2003).
Bapak Tio Eddy Hariyanto memperoleh gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Kristen Indonesia di Jakarta pada tahun 1983. Di tahun 2024, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Global and Indonesia’s Economic Outlook 2025” pada tanggal 9 Agustus 2024 dan “Global Economic Outlook 2025” pada tanggal 2 Desember 2024.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.
Bapak Joefly Joesoef Bahroeny, berusia 68 tahun, warga negara Indonesia, menjabat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPSLB Perseroan pada tahun 2007 dan sebagai Direktur Perseroan berdasarkan RUPST Perseroan tahun 2010 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2025. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPSLB Perseroan pada tahun 2004. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) (2015-sekarang).
Bapak Joefly Joesoef Bahroeny lulusan Universitas New South Wales, Sydney, dan meraih gelar Magister Management Agrobusiness dari Universitas Sumatera Utara, Medan. Di tahun 2024, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Global and Indonesia’s Economic Outlook 2025” pada tanggal 9 Agustus 2024 dan “Global Economic Outlook 2025” pada tanggal 2 Desember 2024.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.
Ibu In She, berusia 50 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2022 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2025.
Beliau saat ini menjabat sebagai Direktur ICBP (2021-sekarang) dan Direktur SIMP (2022-sekarang). Beliau mengawali kariernya di PT Inti Salim Corpora pada tahun 1999. Pada tahun 2004, beliau bergabung dengan Divisi Corporate Controller Indofood, dan kemudian ditunjuk sebagai Asisten Direktur Utama dan CEO Indofood.
Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang Manajemen dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1997. Di tahun 2024, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Global and Indonesia’s Economic Outlook 2025” pada tanggal 9 Agustus 2024 dan “Global Economic Outlook 2025” pada tanggal 2 Desember 2024.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
Bapak Peter Kradolfer, berusia 67 tahun, warga negara Swiss, diangkat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2022 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2025.
Beliau saat ini menjabat sebagai Technical Advisor Group Indofood. Beliau mengawali kariernya sebagai Technical Consultant pada International Machine Industry (1978-1985), Chief Technician - Divisi Pasta di Buhler AG, Uzwil di Swiss (1985-1991), Kepala Divisi Pasta di Bogasari Flour Mills, Indofood (1992-1999), Area Sales Manager untuk Asia Tenggara – Buhler AG, Uzwil, Swiss (2000-2006), Deputi Kepala Divisi Bogasari Flour Mills, dan selanjutnya diangkat sebagai Direktur Indofood (2007-2012), Direktur Operasi Flour Mills, Nigeria (2012-2018) dan kemudian ditunjuk sebagai Technical Advisor Group Indofood.
Beliau memperoleh diploma dari Swiss Confederation di bidang Agricultural Machinery Blacksmith di tahun 1977.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
Bapak Ferdi Gunawan, berusia 52 tahun, warga negara Indonesia, diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2022 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2025. Beliau saat ini menjabat sebagai Direktur SIMP (2022-sekarang).
Sebelumnya beliau menjabat sebagai Project Design Coordinator - Geotechnical Division di PT Wiratman & Associates (1996-1998), Trader di PT Yulie Sekurindo Tbk (2000- 2003), Senior Business Analyst di Indofood (2003-2004), Commercial Manager - Edible Oils & Fats Division di SIMP (2004-2009), Trading Manager di Perseroan (2010-2013), Head of Commercial Department - Edible Oils & Fats Division di SIMP (2010-2022).
Bapak Ferdi Gunawan meraih gelar Sarjana di bidang Teknik Sipil dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung pada tahun 1996 dan Gelar Ganda Pascasarjana Manajemen, jurusan Magister Manajemen dan Bisnis Internasional dari Universitas Indonesia dan Université Pierre Mendès France (ESA Grenoble) pada tahun 2000.
Di tahun 2024, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar termasuk “Global and Indonesia’s Economic Outlook 2025” pada tanggal 9 Agustus 2024 dan “Global Economic Outlook 2025” pada tanggal 2 Desember 2024.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
Bapak Harrijanto Kusumo, berusia 57 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2024 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2025.
Bapak Harrijanto Kusumo saat ini menjabat sebagai Direktur SIMP (2024-sekarang). Beliau mengawali karirnya di Bank International Indonesia cabang Yogyakarta (1989-1991). Pada tahun 1992 beliau mulai bekerja di PT Inti Salim Corpora dengan posisi terakhir sebagai Kepala Departemen Analisis Keuangan. Selanjutnya beliau bergabung dengan Grup Indofood sebagai Chief Financial Officer dan Head of Supply Chain PT Pepsi Cola Indobeverage (2003-2006), Deputy Chief Financial Officer Divisi Bogasari Flour Mills (2006-2007), Chief Financial Officer dan Head of Supply Chain PT Gizindo Prima Nusantara (2008-2012) dan Chief Financial Officer PT Lajuperdana Indah (2013).
Bapak Harrijanto Kusumo meraih gelar Diploma Akuntansi dari Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta tahun 1989 dan gelar Sarjana Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta pada tahun 1991. Beliau meraih gelar Magister Manajemen pada tahun 2005 dari Universitas Indonesia.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, tetapi memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
Ibu Herlina Sugiarto, berusia 53 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2024 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2025.
Beliau mengawali karirnya di Kantor Akuntan Publik Prasetio Utomo & Co (Arthur Andersen) selama enam tahun sejak 1995 dengan jabatan terakhir sebagai Supervisor Auditor. Tahun 2001, beliau bergabung sebagai Asisten Manager Akuntansi di PT Intiboga Sejahtera (2001–2006), Manajer Akuntansi SIMP Divisi Minyak & Lemak Nabati (2006–2015) dan Kepala Departemen Akuntansi SIMP (2015 – saat ini).
Ibu Herlina Sugiarto meraih gelar Sarjana Akuntansi pada tahun 1995 dari Universitas Katolik Parahyangan. Di tahun 2024, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Global and Indonesia’s Economic Outlook 2025” pada tanggal 9 Agustus 2024 dan “Global Economic Outlook 2025” pada tanggal 2 Desember 2024.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.
Bapak Rogers Hadikusuma Wirawan, berusia 54 tahun, warga negara Indonesia, diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2025.
Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi di bidang Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1993.
Beliau mengawali karirnya pada tahun 1993 di Kantor Akuntan Publik Hans Tuanakotta & Mustofa yang merupakan anggota dari Deloitte Touche Tohmatsu. Pada tahun 1994 hingga tahun 2002 beliau bekerja di Kantor Akuntan Publik Prasetio Utomo & Co., anggota perusahaan dari Arthur Andersen & Co., selanjutnya beliau bergabung dengan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sarwoko & Sandjaja, anggota perusahaan dari organisasi global Ernst & Young hingga pada tahun 2009 sebelum bergabung dengan PT Salim Ivomas Pratama Tbk., induk perusahaan Perseroan sebagai Kepala Internal Audit.
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.